|--:::Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanan Anda Dalam Mengakses Blog Kami:::--||--:::Blog Kami Berganti Nama Dari ichale-17.blogspot.com Menjadi blog-fardiaz.blogspot.com:::--|

FARDIAZ

Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan

15 Opening Title Film Bioskop Terkeren

0 Comments


1. SE7EN (Seven)
Se7en adalah salah satu yg terbaik dari spesialis pembuat OT, Kyle Cooper. OT film ini bener2 misterius, kelam dan ngga asik. Kalo kita yangg sudah nonton filmnya pasti tahu deh, ini film emang tentang orang yang agak "sakit". Ane sendiri kagak mau nonton lagi karena ending nya agak mengenaskan.


2. VERTIGO
Vertigo adalah remake film dari Alfred Hitchcock spesialis film misteri. Versi awal tahun 1958 dan yang ini adalah versi tahun 2010. OT nya jika dilihat, memang film nya juga akan aneh. OT ini dibuat oleh seorang master desain grafis, Saul Bass. Bass termasuk langganan Hitchcock di bbrp filmnya: Psycho, North by Northwest. Blom lagi bbrp OT dibuat untuk sutradara top Martin Scorsese


3. LORD OF WAR (LOW)
LOW sendiri ceritanya tentang perdagangan gelap senjata api. Tapi OT nya malah cerita tentang produksi hulu-hilir peluru senjata api. Agak tidak relevan tapi memang luar biasa.


4. GOLDFINGER (1964)
Film Bond lawas yang sebetulnya sinopsis nya sudah diceritakan di OT film ini. Banyak penggemar Bond menganggap Goldfinger sebagai OT terbaik. Perlu diingat zaman ini blom ada digital. Jadi blending2/superimposed nya benar-benar pakai skill cinematic. Kalo hal yang jadi favorit saya, semua film Bond OST nya pasti lagu yg bakal ngetop.


5. LOST IN TRANSLATION
OT fim ini merupakan yang paing aneh dan beda daripada yang lain. Bagaimana tidak, yang di perlihatkan dari OT dari film Lost in Translation ini hanya memperlihatkan bokong dari Scarlett Johannson saja.


6. JUNO
Ini adalah OT yang paling keren. dengan kombinasi fim Juno dengan drawing animation membuat OT sangat menarik dan terlihat sangat unik.


7. THE INCREDIBLES
Bukan Pixar namanya kalau tidak unik dan keren. Film kartun The incredibles merupakan film 3D tetapi OT nya tetap menggunakan gambar 2D. Luar Biasa...


8. DR STRANGELOVE (1964)
Movies Wallpaper: Dr. Strangelove
Meskipun film ini merupakan film jadul tahun 1964, tapi OT nya tidak kalah dengan film-film zaman sekarang. Dengan menggunakan teknik hand-writing yang dicoret-coret di atas film. Dibuat oleh Pablo Ferro di film ini, kelihatan nya romantis, padahal cerita film nya adalah tentang pesawat bom B-52 yg sedang isi bensin di udara. Tahu kan B52 itu yang membom Hiroshima dan Nagasaki. Dimana letak romantisnya???


9. FUNNY GAMES
Menurut saya OT dari film ini benar-benar aneh. Shoot nya tidak nyambung dengan lagu klasik ala opera plus obrolan nya. Memang kalau Hollywood bisa-bisa aja bikin OT. Setelah itu tiba-tiba ada cut music rock yang tidak jelas.


10. AMERICAN PSYCHO
American Psycho Movie Poster Psycho
Intro yang sangat cerdas untuk sebuah film bergenre action thriller yang bercerita tentang pembunuh seri. Jadi apa yang kita akan mengira sebagai darah ternyata adalah saus tomat.


11. SUPERBAD (2007)
Bisa terlihat dari intronya saja kita pasti sidah tahu kalau film ini bergenre komedi. OT dari fim ini sangat keren dan termasuk yang paing baik.


12. THE PINK PANTHER (1963)
Film ini sangat kasik. Pasti film animasi yang dibuat pada tahun 1963 ini merupakan hasil dari kerja keras luar biasa sekali. bahkanWarkop DKI pun pake OST nya yang hampir mirip dengan lagu pada film ini.


13. AUSTIN POWERS 2: The Spy Who Shagged Me
OT yang sangat cerdas namun juga norak dengan menampilkan Austin Powers yang telanjang ke mana-mana dengan berbagai macam obyek penutup selangkangannya. Model ini juga ditiru dalam satu episode The Simpsons.


14. BULLITT (1968)
Stylish & tegang daam versi jadul, OT nya dibuat sangat jazzy dengan musik dikarang oleh Lalo Schifrin. Jika dipikir, memang film jadul kental dengan jazzy tunes. Namun jika dilihat tahun pembuatannya OT ini tetap sangat keren.


15. UNDERTOW (2004)
Undertow movie review Jamie Bell coming of age movie review coming of age movie coming of age actor
Yang ini saya tidak menemukan video clip nya yang langsung. Langsung saja di fast forward ke time code 3.30. Di situ mulai credit title nya. OT yang juga aneh dan cenderung sadis. Termasuk adegan kaki yang tertusuk paku. Sudah jelas film ini pastinya penuh darah.

Permintaan Unik Band Soulfly Yang Akan Konser di Jakarta

0 Comments


Grup band metal asal Amerika, Soulfly, akan menggelar konser di Lapangan D Senayan, Jakarta, 21 Oktober 2012 mendatang. Pemain gitar sekaligus sang vokalis, Max Cavalera, punya permintaan khusus setelah bersedia main di Indonesia. Apa permintaannya itu?

"Max minta jersey timnas Indonesia karena dia suka sama sepak bola," kata Ravel, promotor Revision Entertainment, kepada Tempo, Senin, 27 Agustus 2012.
Nantinya, bekas personel sekaligus pendiri grup band legendaris Sepultura itu akan memakainya saat beraksi di atas panggung. "Katanya mau dipakai pas konsernya," ujarnya.

Soulfly merupakan band kedua dari Max setelah hengkang dari Sepultura pada 1996 lalu. Nuansa musik yang diusung tak jauh berbeda dengan Sepultura, yakni kerap memakai alat musik tradisional Brasil bernama berimbau. Sekarang band ini diperkuat Max Cavalera (vokal, gitar, berimbau), Marc Rizzo (gitar), Tony Campos (bas), dan David Kinkade (drum).

Menariknya, tak kurang dari sebulan setelah mereka tampil, Sepultura juga akan menggelar konser di Indonesia. Bahkan, Sepultura akan berkeliling ke lima kota; Medan, Jakarta, Denpasar, Surabaya, dan Makassar.

Muse Kambali Dengan Lagu Baru Yang Mengejutkan

0 Comments

Lama tak terdengar, kini band papan atas Muse kembali rilis lagu yang tampil di trailer the 2nd law. Pemutaran lagu yang cukup mengejutkan para penggemaryas ini diberi judul unsustainable. muse mengungkap bahwa mereka terinspirasi skrillex di lagu ini.

Dom howard pada suatu kesempatan mengatakan bahwa lagu yang di buat ini terinspirasi sesudah lihat konser skrillex dan jadi lah lagu yang ada didalam album teranyar ini.
“kami melihat skrillex di camden oktober lalu, lalu kami berkata fantastis, ini lagu keras ! saya menyukainya, itu layaknya sesuatu konser metal. orang-orang buat circle of death dan moshing. saya belum sempat lihat reaksi layaknya itu didalam musik elektronik pada mulanya. lalu kami terinspirasi dan lahirlah the 2nd law : unsustainable” ungkap dom.

Namuncukup berbeda dengan dubstep umumnya, dubstep versi muse dibikin dengan analog. Frontman muse, matt bellamy, berkata bahwa ia terinspirasi dari rage against the machine.

“sebenarnya kita mencoba mengikuti apa yang rage against the machine kerjakan pada hip-hop di era 90-an, kita memadukan sedikit musik electronic dan dubstep dengan instrumen asli” tambahnya.

Noah, Nama Baru Band Peterpan

0 Comments

Beberapa tahun belakangan ini Peterpan memang telah bersiap-siap untuk mengganti nama band mereka. Dan setelah penantian yang cukup panjang, band yang digawangi Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David tersebut akhirnya memutuskan untuk memakai nama ‘Noah‘ sebagai nama baru band mereka.

Noah, nama yang terdengar simpel ini sebenarnya telah dipersiapkan sejak lama. Tak hanya Noah, ada beberapa alternatif nama yang ternyata juga sudah dipersiapkan.

“Nama sudah lama, dihitung-hitung dua tahun setengah yang lalu, sempat bilang nama pengganti sudah ada tiga (nama),” ujar Ariel.
Ariel cs lantas mengungkapkan alasan mereka kenapa memilih nama Noah sebagai nama band. Ariel sendiri beralasan bahwa ia menyukai nama Noah karena terdengar simpel dan cocok dengan warna musik yang mereka mainkan.

“Dengar nama itu lebih simpel aja. Kedua, kalau dengerin musik yang kami mainkan, nama ini nggak berlebihan. Nama Noah, sambil dengerin musik yang kami mainkan, kayaknya satu warna aja,” kata Ariel.

Tak hanya terkesan simpel dan cocok dengan musik, nama Noah dipilih untuk menggantikan Peterpan karena juga mempunyai makna yang cukup dalam. Menurut Uki, Noah memiliki banyak arti positif  yang mewakili bandnya. Peresmian nama baru itu dilakukan di kantor Musica, kawasan Pancoran, Kamis, 2 Agustus 2012.

“Kami cari di kamus, apa arti nama Noah. Artinya itu ada beberapa, seperti converter, peacefull, dan long live. Tiga kata itu kayaknya cukup mewakili juga, ya,” katanya.

Kini dengan nama baru Noah siap kembali menghentak dunia musik tanah air, mereka bahkan telah menyiapkan sebuah single bertajuk ‘Separuh Aku‘. Rencananya, lagu ciptaan David tersebut akan dilempar ke pasaran mulai besok sore.

Mantan Bassist Guns N Roses Baru Punya Ijasah SMA Tahun Ini

0 Comments

Satu satunya alasan mengapa Mckagan bisa baru lulus di umurnya saat ini karena mckagan pernah mendapat drop out dari sekolah saat ia berada di grade 10. Setelah di DO sekitar 30 tahun yang lalu, Mc Kagan beberapa waktu lalu mengikuti sebuah test di General Educational Development (GED) test, test tersebut merupakan salah satu bagian dari sekolah karyawan yang terakreditasi sehingga sejajar dengan sekolah SMA pada umumnya.

“Akhirnya aku menerima ijasahku (Ijazah SMA) hari ini,” ungkap McKagan dalam akun twitter-nya
Ia rela menunggu dalam waktu bertahun-tahun hanya demi mendapatkan ijazah SMAnya itu. Mc Kagan berhasil lulus dan mendapatkan ijazah SMA pada hari selasa 19 Juni 2012 yang lalu. Kemudian Mc Kagan menjalani wisuda di sekolah tempat ia menimba ilmu, yakni Seattle’s Roosevelt High School atau SMA Seattle’s Roosevelt.

Sebelumnya, Ia pun pernah kursus di Santa Monica Community College pada 1994. Selain itu, awal tahun 2000-an dia juga pernah mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan di Seattle University’s Albers School, Duff Mc Kagan mengambil jurusan ekonomi dan bisnis.

Wow, Tiket Konser Maroon 5 Ludes dalam 3 Menit!

0 Comments

Tiket konser Maroon 5 yang dijual pada Sabtu 16 Juni kemarin, ludes dalam waktu tiga menit saja. Tiket presale dan reguler yang jumlahnya mencapai 8.000 tiket ini, langsung habis terjual saat penjualan secara online dibuka pukul 10.00 WIB. Tepat tiga menit setelahnya, yakni pukul 10.03 WIB semua kelas untuk konser tersebut sudah penuh di-booking.

Menurut data yang didapat dari Rajakarcis, pada pukul 10.00 WIB terdapat sekira 5.500 akun yang sudah log-in. Lalu pada pukul 10.03 WIB, jumlah akun yang masuk sudah mencapai 9.500. Kejadian ini persis seperti tahun lalu, di mana penjualan tiket konser Maroon 5 langsung habis dalam hitungan jam saja.

Awalnya, penjualan tiket presale dan regular konser Maroon 5 ini direncanakan pada 9 Juni lalu. Namun karena banyak sekali orang-orang yang sudah mengantre di rumah bos promotor Java Musikindo, Adrie Subono, pada Jumat siang, maka penjualan tersebut dibatalkan. Orang-orang yang berkumpul di rumah Adrie diduga para calo yang ingin mengambil keuntungan lebih dari konser ini.

 Maroon 5 (Foto: Ist)
Meskipun sudah habis, namun banyak sekali penggemar Maroon 5 yang masih mencari tiket-tiket tersebut. Kondisi ini tentu akan dimanfaatkan oleh para calo untuk menjual tiket dengan harga yang sangat tinggi. Melihat hal itu, Adrie Subono pun mengimbau kepada semua penggemar tidak terburu-buru membeli tiket di calo. Pasalnya, Adrie sedang memikirkan solusi agar penggemar bisa mendapatkan tiket konser tersebut.

"JANGAN BELI DI CALOOOO!!!!  Tunggu om lagi usahain sesuatu, doain om berhasil dan calo bisa gigit jariii," tulis Adrie melalui akun Twitternya, Senin (18/6/2012).

Konser Maroon 5 rencananya akan digelar pada 5 Oktober mendatang, di Istora Senayan, Jakarta. Pada konser ini, tiket dibagi menjadi dua kelas yaitu Tribune Rp650ribu dan Festival Rp950ribu untuk presale. Sedangkan untuk harga normal Tribune Rp950 ribu dan Festival Rp1,350 juta. Namun semua tiket tersebut kini sudah habis terjual.

10 Lagu Di ‘Ambilkan Bulan’ Untuk AT Mahmud

0 Comments

Mizan Production bersama-sama dengan Falcone Pictures memproduksi film drama musikal anak-anak bertema petualangan yang diberi judul “Ambilkan Bulan” untuk almarhum AT Mahmud. Dedikasi ini tak lepas dari jasa sang pencipta lagu anak-anak terpopuler asli Indonesia ini. AT Mahmud yang nama lengkapnya Abdullah Totong Mahmud ini semasa hidupnya telah menciptakan tak kurang dari 40 lagu anak-anak. Salah satunya yang sangat terkenal adalah “Ambilkan Bulan”. Beliau Meninggal pada tanggal 6 Juli tahun lalu di Jakarta dalam usia 80 Tahun.

Dalam film “Ambilkan Bulan” ini akan ada 10 lagu karya AT Mahmud yang dinyanyikan oleh artis-artis Sony Music Indonesia. Berikut ini adalah daftar selengkapnya:
  1. “Ambilkan Bulan” (Sheila on 7)
  2. “Libur Telah Tiba” (The Changcuters)
  3. “Kereta Apiku” (Judika)
  4. “Mendaki Gunung” (Coklat)
  5. “Amelia” (Numata)
  6. “Pelangi” (Tangga)
  7. “Anak Gembala” (Andi/rif)
  8. “Bintang Kejora” (Astrid)
  9. “Paman Datang” (SHE)
  10. “Aku Anak Indonesia” (Superman is Dead)

Selain tampil di film “Ambilkan Bulan” lagu-lagu tersebut juga akan dirilis dalam bentuk album khusus oleh Sony Music Indonesia. Jan Djuhana Bosa dari Sony Musik mengatakan bahwa salah satu alasan kenapa lagu anak-anak karya AT Mahmud itu tidak dinyanyikan oleh anak-anak, dan malah dinyanyikan oleh band-band idola nusantara adalah agar lagu-lagu tersebut bisa mencapai audiens yang lebih luas dan popularitasnya semakin meluas, sehingga lagu-lagu karya AT Mahmud itu akan lebih dikenal lagi oleh Masyarakat Indonesia.

Top 10 Japanese Band

0 Comments

1. L’Arc en Ciel
Band j-pop pertama yang saya sukai. Laruku tanpa sadar merosot jadi peringkat ketiga. Alasannya sich cuma karna lama-lama lagunya terasa membosankan. Walaupun begitu, Laruku masih favorit saya.Wah kalau Laruku bubar sudah pasti jadi band legendaris yang bertahan lebih dari 10 tahun, kejadian yang langka banget. 

Manusia memang terbatas tapi karyanya kan pasti abadi. The great band that I had seen. Laruku ini udah langganan manggung di Tokyo Dome (cuma artis-artis beken yang bisa manggung di sini), bahkan bisa bolak balik Tokyo Dome kalo mau (berarti tukang bersih-bersih di Tokyo Dome hebat juga ya bisa keluar-masuk Tokyo Dome). 

2. The Gazette
Lagu pertama yang saya denger dari The Gazette (yang dulu namanya Gazette ???? saja) adalah Zetsu, dimana dalam PV, Uruha(gt) dengan kostum ’sexy’ bermain gitar dengan melodi yang menurut saya ‘indah’.Dari situ saya mulai berminat melihat PV-PVnya yang lain. Cukup kaget juga dengan perkembangan The Gazette yang sekarang. Denger-denger Ruki(vo) sudah berhenti merokok, pantas saja vocalnya kian berkembang, lebih konstan, lebih berkarakter.

The Gazette saya rasa tidak terlalu lama ber-indie. Meski sedikit shock dengan album Stacked Rubbish(2007), namun setelah single Guren saya dengar, saya rasa The Gazette sudah menemukan jati diri mereka sebagai band mayor. 

Vocal Ruki yang ga ada matinya, permainan gitar Aoi yang sugoi, permainan gitar Uruha yang melodius, bassnya Reita yang mendegum, serta drummingnya Kai yang fast, konstan, dan energik merupakan perpaduan yang pas buat band satu ini. I hope The Gazette will not broke. Gaze Rock is not Dead! 

3. Dir en Grey
Dir en Grey ga ada matinya. Meski berkali-kali Kyo (vo) masuk rumah sakit karena masalah tenggorokan, dia tetap bisa bangkit lagi.

Banyak hal yang bisa dibanggakan dari Diru. Mereka juga pernah menjadi nominasi di MTV music award. Toshiya (ba) merupakan bassis kebanggaan Jepang. Bagaimana enggak, dia bisa memainkan accord yang rumit dan cepat dengan baik (meskipun pernah terlihat di suatu video sesungguhnya dia merasa tersiksa, jadi jangan terlalu memaksakan Totchi-kun

4. Kagrra
Gara-gara band ini nih saya mulai merasakan keindahan bunyi Koto (alat musik tradisional Jepang) bukan sekedar alat musik kuno. Di tengah band-band yang musiknya condong beraroma west, Kagrra berhasil mempertahankan konteks budaya tradisionalnya sebagai musik yang diakui dunia. 

Mudah-mudahan mereka terus bertahan dengan kekhasannya tersebut. Sedikit kecewa dengan album Core. Mungkin karena mereka sudah mayor dan melepas visualkei orientalnya, unsur budayanya terasa sedikit berkurang. Meski begitu, mereka sesungguhnya tidak melepas unsur budaya tersebut . Saya menantikan album-album selanjutnya akan berkembang lebih baik dari sebelumnya.

5. Merry
Ini band eruguro yang jadi favorite saya. Menurut saya band ini cukup unik. Vocalnya khas, lagunya simple, tetapi maknanya kuat. Lagu Merry yang jadi favorit saya itu Kubitsuri Rondo. Merry mybest eruguro band lah.

6. Cellt
Wah ada juga band yang masih indie jadi the best. Sekarang Cellt sedang jadi favorit saya. Vocalnya bisa dibilang aneh, tapi lagunya asik-asik lho! Kya~ Kokoro, best personil deh.

7. Versailles
 
Band ini mengingatkan saya pada masa-masa Lareine. Secara vocalistnya Kamijo gitu. Tapi saya merasakan banyak perbedaan dibanding Larene dulu.Ga salah deh Hizaki yang jadi Gitarisnya. Wajahnya amat menipu c . . super bishounen.

8. Danger Gang
This is the J-Rock girl band. Favorit saya karena tidak ada band cewe sebagus ini (saya rasa). Vocalnya juga cukup unik. Jangan kaget mengetahui fakta ini, karena saya akui mulanya saya juga tidak yakin bahwa mereka cewe semua (yang kelihatan cewe cuma Rei, drummernya doank) meski sudah lihat PVnya. Danger Gang TOP deh!

9. Girugamesh
Yosh! Girugamesh jadi favorit saya karena lagu-lagunya yang keren. Pertama download lagunya, saya cuma asal-asalan memilih judul, tapi berkali-kali juga lagu yang saya download tidak mengecewakan. Kalo ada yang jual albumnya di Indonesia, saya belilah.

10. 12012
Awalnya saya mengira band ini akan mirip The Gazette (mungkin karena Wataru sang vocalisnya mirip Ruki). Namun saya harus belajar kalau saya salah. Setelah 12012 jadi mayor, saya mulai mengerti perbedaannya yang jauh dari The Gazette. Terlepas dari adanya beberapa lagu yang nadanya hampir mirip, 12012 is Great.

Profil Band Blink 182

0 Comments

Blink-182 adalah band pop punk asal Amerika Serikat yang beranggotakan trio Mark Hoppus, Tom DeLonge, dan Travis Barker. Mereka telah menjual lebih dari 27 juta copy album di seluruh dunia sejak terbentuk di Poway, California pada tahun 1992. Bersama dengan drummer pertama mereka, Scott Raynor, Blink-182 merilis album perdana mereka, Cheshire Cat, pada tahun 1994 dan mendapatkan sukses menengah dengan album berikutnya, Dude Ranch, pada tahun 1997. Dude Ranch hingga saat ini tercatat telah terjual lebih dari satu juta keping. Scott Raynor kemudian digantikan oleh Travis Barker pada pertengahan tour tahun 1998.

Setelah pindah ke San Diego pada musim panas 1992, Mark Hoppus sering menceritakan keinginannya untuk membentuk sebuah band kepada adiknya, Anne Hoppus. Anne bersekolah di Rancho Bernardo High School dimana dia berteman dengan sorang siswa baru bernama Tom DeLonge. Tidak lama kemudian, mereka memutuskan untuk secara resmi memulai band mereka sendiri. DeLonge kemudian merekrut seorang teman, Scott Raynor, yang sudah ia kenal terlebih dahulu di sebuah pesta dan sempat bermain musik bersamanya. Mereka bertiga mulai bermain musik bersama dan menamai diri mereka Duck Tape, hingga DeLonge mendapatkan nama "Blink".


Kekasih Hoppus marah. Dia menyuruh Hoppus untuk memilih antara band atau dirinya, dan Hoppus memilih meninggalkan Blink saat mereka baru saja memulai. DeLonge kemudian memberitahu Hoppus bahwa dia telah meminjam alat recaman 4-jalur dari seorang teman dan dia menggunakannya untuk membuat demo bersama Raynor. Mengetahui hal ini, Hoppus memutuskan untuk meninggalkan kekasihnya dan kembali ke band. Kaset demo mereka, yang bernama Flyswatter, direkam pada Mei 1993 di kamar Raynor. Karena demo pertama memiliki kualitas yang rendah, mereka kemudian membuat demo #2. Demo ini berisi beberapa lagu dari Flyswatter yang direkam ulang dan beberapa lagu baru. Sebagian lagu dari demo ini nantinya akan direkam ulang untuk album Buddha, Cheshire Cat, dan Dude Ranch.

Pada masa awal karir mereka, mereka tinggal di mobil van, membawa alat musik mereka sendiri disetiap penampilan. Target pertama mereka adalah untuk tampil sebagai bintang utama di SOMA, sebuah klub San Diego untuk semua umur yang saat itu mampu menampung 1500 orang. DeLonge secara konstan menghubungi klub-klub di San Diego meminta sebuah tempat untuk tampil, juga meminta SMA-SMA lokal dengan meyakinkan mereka bahwa Blink adalah “band motivasional dengan pesan anti-narkoba yang kuat”.


Blink-182 mendapatkan sukses yang lebih besar pada tahun 1999 dengan penjualan album multi-platinum Enema of the State, yang mencapai posisi 9 di chart Billboard 200 berkat singel "What's My Age Again" dan "All the Small Things". Blink-182 segera mendapatkan popularitas atas rasa humor mereka yang kurang sopan. Album mereka berikutnya, Take Off Your Pants and Jacket, pada tahun 2001 berhasil mencapai posisi 1 di Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman. Album kelima mereka, Blink-182 dirilis pada tahun 2003 dan merupakan titik perubahan gaya Blink-182, dengan mencampur unsur eksperimental dan suara pop punk khas mereka yang menghasilkan suara yang terdengar lebih dewasa.

Tom DeLonge meninggalkan Blink-182 pada awal 2005, membuat status Blink-182 berada dalam masa vakum. Setelah itu, DeLonge membentuk band Angels & Airwaves sementara Hoppus dan Barker membentuk band +44. Pasca vakumnya +44, Hoppus dan Barker kemudian mulai melakukan solo-karir.
Pada malam Grammy Awards ke-51 tanggal 8 Februari 2009, DeLonge, Hoppus, dan Barker muncul di panggung bersama untuk pertama kalinya sejak Desember 2004.[37] Di atas panggung tersebut, Barker mengumumkan reformasi band, menyatakan “Dulu kami pernah bermain musik bersama, dan kami memutuskan untuk bermain musik bersama lagi”, dengan Hoppus menambahkan, “Blink-182 kembali! Blink-182 juga membuat sebuah konser reuni di Amerika Utara dari Juli hingga Oktober 2009, didukung oleh Weezer dan Fall Out Boy.

Pada akhirnya, album keenam mereka, berjudul Neighborhoods, dirilis pada 27 September 2011. Singel pertama dari album tersebut, "Up All Night", mulai diputar pada 15 Juli 2011. The Blinkumentary, sebuah film dokumenter juga dijadwalkan untuk dirilis pada musim gugur 2011.

Daftar Album Blink 182 :

1. Cheshire Cat (1994)


1. Carousel
2. M+M's
3. Fentoozler
4. Touchdown Boy
5. Strings
6. Peggy Sue
7. Sometimes
8. Does My Breath Smell?
9. Cacophony
10. TV
11. Toast and Bananas
12. Wasting Time
13. Romeo and Rebecca
14. Ben Wah Balls
15. Just About Done
16. Depends

2. Dude Ranch (1997)
1. Pathetic
2. Voyeur
3.Dammit
4. Boring
5. Dick Lips
6. Waggy
7. Enthused
8. Untitled
9. Apple Shampoo
10. Emo
11. Josie
12. A New Hope
13. Degenerate
14. Lemmings
15. I'm Sorry

3. Enema of the State (1999)
1. Dumpweed
2. Don't Leave Me
3. Aliens Exist
4. Going Away to College
5. What's My Age Again?
6. Dysentery Gary
7. Adam's Song
8. All the Small Things
9. The Party Song
10. Mutt
11. Wendy Clear
12. Anthem

4. Take Off Your Pants and Jacket (2001)
1. Anthem Part Two
2. Online Songs
3. First Date
4. Happy Holidays, You Bastard
5. Story of a Lonely Guy
6. The Rock Show
7. Stay Together for the Kids
8. Roller Coaster
9. Reckless Abandon
10. Everytime I Look for You
11. Give Me One Good Reason
12. Shut Up
13. Please Take Me Home

5. Blink-182 (2003)
1. Feeling This
2. Obvious
3. I Miss You
4. Violence
5. Stockholm Syndrome
6. Down
7. The Fallen Interlude
8. Go
9. Asthenia
10. Always
11. Easy Target
12. All of This
13. Here's Your Letter
14. I'm Lost Without You

6. Neighborhoods (2011)
Standard edition
1. Ghost on the Dance Floor
2. Natives
3. Up All Night
4. After Midnight
5. Heart's All Gone
6. Wishing Well
7. Kaleidoscope
8. This Is Home
9. MH 4.18.2011
10. Love Is Dangerous

Deluxe edition
1. Ghost on the Dance Floor
2. Natives
3. Up All Night
4. After Midnight
5. Snake Charmer
6. Heart's All Gone Interlude
7. Heart's All Gone
8. Wishing Well
9. Kaleidoscope
10. This Is Home
11. MH 4.18.2011
12. Love Is Dangerous
13. Fighting the Gravity
14. "Even If She Fall

Profil Band Koes Plus

1 Comments


Koes Plus adalah grup musik Indonesia yang dibentuk pada tahun 1969 sebagai kelanjutan dari grup Koes Bersaudara. Grup musik yang terkenal pada dasawarsa 1970-an ini sering dianggap sebagai pelopor musik pop dan rock 'n roll di Indonesia. Sampai sekarang, grup musik ini kadang masih tampil di pentas musik membawakan lagu-lagu lama mereka, walaupun hanya tinggal dua anggotanya (Yon dan Murry) yang aktif.

Lagu-lagu mereka banyak dibawakan oleh pemusik lain dengan aransemen baru. Sebagai contoh, Lex's Trio membuat album yang khusus menyanyikan ulang lagu-lagu Koes Plus, Cintamu T'lah Berlalu yang dinyanyikan ulang oleh Chrisye, serta Manis dan Sayang yang dibawakan oleh Kahitna.

Kelompok ini dibentuk pada tahun 1969, sebagai kelanjutan dari kelompok “Koes Bersaudara”. Grup yang berasal dari Tuban ini menjadi pelopor musik pop dan rock 'n roll, bahkan pernah dipenjara karena musiknya yang dianggap mewakili aliran politik kapitalis. Di saat itu sedang garang-garangnya gerakan anti kapitalis di Indonesia.


Dari kelompok Koes Bersaudara ini lahir lagu-lagu yang sangat populer seperti “Bis Sekolah”,“ Di Dalam Bui”, “Telaga Sunyi”, “Laguku Sendiri” dan masih banyak lagi. Satu anggota Koes Bersaudara, Nomo Koeswoyo keluar dan digantikan Murry sebagai drummer. Walaupun penggantian ini awalnya menimbulkan masalah dalam diri salah satu personalnya yakni Yok yang keberatan dengan orang luar. Nama Bersaudara seterusnya diganti dengan Plus, artinya plus orang luar: Murry.

Sebenarnya lagu-lagu Koes Bersaudara lebih bagus dari segi harmonisasi ( seperti lagu “Telaga Sunyi”, “Dewi Rindu” atau “Bis Sekolah”) dibanding lagu-lagu Koes Plus. Saat itu Nomo, selain bermusik juga mempunya pekerjaan sampingan. Sementara Tonny menghendaki totalitas dalam bermusik yang membuat Nomo harus memilih. Akhirnya Koes Bersaudara harus berubah. Kelompok Koes Plus dimotori oleh almarhum Tonny Koeswoyo (anggota tertua dari keluarga Koeswoyo). Koes Plus dan Koes Bersaudara harus dicatat sebagai pelopor musik pop di Indonesia. Sulit dibayangkan sejarah musik pop kita tanpa kehadiran Koes Bersaudara dan Koes Plus.

Tradisi membawakan lagu ciptaan sendiri adalah tradisi yang diciptakan Koes Bersaudara. Kemudian tradisi ini dilanjutkan Koes Plus dengan album serial volume 1, 2 dan seterusnya. Begitu dibentuk, Koes Plus tidak langsung mendapat simpati dari pecinta musik Indonesia. Piringan hitam album pertamanya sempat ditolak beberapa toko kaset. Mereka bahkan mentertawakan lagu “Kelelawar” yang sebenarnya asyik itu.

Kemudian Murry sempat ngambek dan pergi ke Jember sambil membagi-bagikan piringan hitam albumnya secara gratis pada teman-temannya. Dia bekerja di pabrik gula sekalian main band bersama Gombloh dalam grup musik Lemon Trees. Tonny yang kemudian menyusul Murry untuk diajak kembali ke Jakarta. Baru setelah lagu “Kelelawar” diputar di RRI orang lalu mencari-cari album pertama Koes Plus. Beberapa waktu kemudian lewat lagu-lagunya “Derita”, “Kembali ke Jakarta”, “Malam Ini”, “Bunga di Tepi Jalan” hingga lagu “Cinta Buta”, Koes Plus mendominasi musik Indonesia waktu itu.



Dengan adanya tuntutan dari produser perusahaan rekaman maka group-group lain yang “seangkatan” seperti Favourites, Panbers, Mercy's, D'Lloyd menjadikan Koes Plus sebagai “kiblat”, sehingga group-group ini selalu meniru apa yang dilakukan Koes Plus, pembuatan album di luar pop Indonesia, seperti pop melayu dan pop jawa menjadi trend group-group lain setelah Koes Plus mengawalinya.

"Seandainya kelompok ini lahir di Inggris atau AS bukan tidak mungkin akan menggeser popularitas Beatles"

“Lagu Nusantara I” (Volume 5), “Oh Kasihku” (Volume 6), “Mari-Mari” (Volume 7), “Diana” dan “Kolam Susu” ( Volume 8) merajai musik pop waktu itu. Puncak kejayaan Koes Plus terjadi ketika mereka mengeluarkan album Volume 9 dengan lagu yang sangat terkenal “Muda-Mudi” (yang diciptakan Koeswoyo, bapak dari Tonny, Yon dan Yok). Disusul lagu “Bujangan” dan “Kapan-Kapan” dari volume 10. Masih berlanjut dengan lagu “Nusantara V” dari album Volume 11 dan “Cinta Buta” dari album Volume 12.

Bersamaan dengan itu Koes Plus juga mengeluarkan album pop Jawa dengan lagu yang dikenal dari tukang becak, ibu-ibu rumah tangga, hinga anak-anak muda, yaitu “Tul Jaenak” dan “Ojo Nelongso”. Belum lagi lagu mereka yang berirama melayu seperti “Mengapa”, “Cinta Mulia” dan lagu keroncongnya yang berjudul “Penyanyi Tua”. Sayang sekali di setiap album yang mereka keluarkan tidak ada dokumentasi bulan dan tahun, sehingga susah melacak album tertentu dikeluarkan tahun berapa. Bahkan tidak ada juga kata-kata pengantar lainnya. Album mereka baru direkam secara teratur mulai volume VIII setelah ditandatangani kontrak dengan Remaco. Sebelumnya perusahaan yang merekam album-album mereka adalah “Dimita”.


Pada tahun 1972-1976 udara Indonesia benar-benar dipenuhi oleh lagu-lagu Koes Plus. Baik radio atau orang pesta selalu mengumandangkan lagu Koes Plus. Barangkali tidak ada orang-orang Indonesia yang waktu itu masih berusia remaja yang tidak mengenal Koes Plus. Kapan Koes Plus mengeluarkan album baru selalu ditunggu-tunggu pecinta Koes Plus dan masyarakat umum.

Tahun 1972 Koes Plus sempat menjadi band terbaik dalam Jambore Band di Senayan. Semua peserta menyanyikan lagu Barat berbahasa Inggris. Hanya Koes Plus yang berani tampil beda dengan menyanyikan lagu “Derita” dan “Manis dan Sayang”.


Kumpulan Album Koes Bersaudara

1962
Dara Manisku;Jangan Bersedih/Dewi Rindu;Si Kancil (Irama)
Selamat Berpisah/Selalu (Irama)
Harapanku / Kuduslah Tjintamu (7") (Irama NP-31)

1964
Pagi Yang Indah/Oh Kau Tahu (Irama)
Angin Laut/Aku Rindukan Kasihmu (7") (Irama NP-33)
Selalu / Awan Putih (7") (Irama NP-34)
Bis Sekolah / Gadis Puri (7") (Irama NP-35)
Aku Rindu / Sendja (7") (Irama NP-36)
Kus Bersaudara (Dari Berpita;Untuk Ibu/Bintang Ketjil;Dipantai Bali)(Irama EP-61)
Meraju Kalbu (Oh Kau Tahu;Pagi Yang Indah/Aku Rindu;Awan Putih)(EP)
Angin Laut;Aku Rindukan Kasihmu/Bis Sekolah Gadis Puri (EP)
Angin Laut (Koes Bersauadra 1962-1964) (LP) (Dara Manisku; Djangan Bersedih; Harapanku; Dewi Rindu; Bis Sekolah; Pagi Jang Indah/Si Kantjil; Oh Kau Tau; Telanga Sunji; Angin Laut; Sendja; Selamat Berpisah)(Irama LPI 17573)

1967
To The So Called "The Guilties" (Mesra)
Djadikan Aku Domba Mu (Mesra MP-41)
Dara Puspita / Kus Bersaudara - Pesta Pak Lurah;Halo Halo (Dara Puspita)/Ami;Senandung Malam Hari (Kus Bersaudadara) EP) Irama EPLN-2)

Kumpulan Album Koes Plus

1969
Koes Plus Dheg-dheg Plas (Melody. LP-23)

1970
Natal bersama Koes Plus (EP) (Mesra. EP-97)
Koes Plus Volume 2 (Mesra. LP-44)

1971
Koes Plus Volume 3 (Mesra. LP-48)

1972
Koes Plus Volume 4 Bunga Di Tepi Jalan (Mesra. LP-50)
Koes Plus Volume 5 (Mesra. LP-51)

1973
Koes Plus Volume 6 (Mesra. LP-60)
Koes Plus Volume 7 (Mesra. LP-65)
Koes Plus Volume 8 (Remaco. RLL-187)
Koes Plus Volume 9 (Remaco. RLL-208)
Christmas Song (Remaco. RLL-210)
Koes06.jpeg
1974
Koes Plus Volume 10 (Remaco. RLL-209)
Koes Plus Volume 11 (Remaco. RLL-301)
Koes Plus Volume 12 (Remaco. RLL-302)
Koes Plus Qasidah Volume 1 (Remaco. RLL-341)
Natal bersama Koes Plus (LP) (Remaco. RLL-342)
Koes Plus The Best Of Koes
Koes Plus Pop Anak-Anak Volume 1 (Remaco. RLL-306)
Koes Plus Another Song For You (Remaco. RLL-348)
Koes Plus Pop Melayu Volume 1 (Remaco. RLL-314)
Koes Plus Pop Melayu Volume 2 (Remaco. RLL-347)
Koes Plus Pop Jawa Volume 1 (Remaco. RLL-248)
Koes Plus Pop Jawa Volume 2 (Remaco. RLL-311)
Koes Plus Pop Keroncong Volume 1 (Remaco. RLL-299)
Koes Plus Pop Keroncong Volume 2 (Remaco. RLL-300)
Koes Plus Volume 8 (Instrumental)
Koes Plus Volume 9 (Instrumental)
Koes Plus Volume 10 (Instrumental)
Koes Plus Volume 11 (Instrumental)
Koes Plus The Best Of Koes (Instrumental)
Koes Plus Pop Jawa Vol 1 (Instrumental)
Koes Plus Pop Jawa Vol 2 (Instrumental)
Koes Plus Pop Melayu Volume 1 (Instrumental)
Koes Plus Pop Keroncong Volume 1 (Intrumental)
Koes07.jpeg
1975
Koes Plus Volume 13 (Remaco. RLL-303)
Koes Plus Volume 14 (Remaco. RLL-631)
Koes Plus Selalu Dihatiku (Remaco. RLL-468)
Koes Plus Pop Anak-Anak Volume 2 (Remaco. RLL-448)
Koes Plus Pop Melayu Volume 3 (Remaco. RLL-390)
Koes Plus Pop Jawa Volume 3
Koes Plus Pop Melayu Volume 2 (Instrumental)

1976
Koes Plus In Concert (Remaco. RLL-635)
Koes Plus History Of Koes Brothers (Remaco. RLL-715)
Koes Plus In Hard Beat Volume 1 (Remaco. RLL-717)
Koes Plus In Hard Beat Volume 2 (Remaco. RLL-768)
Koes Plus In Folk Song Volume 1 (Remaco. RLL-)
Koes Plus Pop Melayu Volume 4 (Remaco. RLL-730)
Koes Plus Pop Keroncong Volume 3 (Remaco. RLL-388)
Koes Plus Pop Jawa Melayu (Remaco. RLL-633)
Koes Plus Volume 12 (Instrumental)

1977
Koes Plus Pop Jawa Volume 4
1978
Koes Plus 78 Bersama Lagi (Purnama. PLL-2061)
Koes Plus 78 Melati Biru (Purnama. PLL-2077)
Koes Plus 78 Pop Melayu Cubit-Cubitan (Purnama. PLL-3055)

1979
Koes Plus 79 Melepas Kerinduan (Purnama. PLL-323)
Koes Plus 79 Berjumpa Lagi (Purnama. PLL-3040)
Koes Plus 79 Aku Dan Kekasihku (Purnama. PLL-4022)
Koes Plus 79 Pop Melayu Angin Bertiup (Purnama. PLL-4009)

1980
Koes Plus 80 Jeritan Hati (Remaco. PLL-4044)
KoesF.jpeg
1981
Koes Plus 81 Sederhana Bersamamu (Purnama. PLL-5091)
Koes Plus 81 Asmara
Koes Plus Medley 13 Th Karya Koes Plus
Koes Plus 81 Pop Melayu Oke Boss
Koes Plus Medley Dangdut 13 Th Karya Koes Plus

1982
Koes Plus 82 Koperasi Nusantara
Koes Plus 81 Pop Keroncong

1983
Koes Plus 83 Da da da
Koes Plus Re-Arrange I & II
1984
Koes Plus 84 Angin Senja & Geladak Hitam
Koes Plus 84 Palapa
Memble
Koes Plus Album Nostalgia Platinum 1
Koes Plus Album Nostalgia Platinum 2
Koes Plus Album Nostalgia Platinum (Intrumental)

1985
Koes Plus 85 Senja Kelabu

1987
Koes Plus 87 Cinta Di Balik Kota
Koes Plus 87 Lembah Derita
Milik Illahi

Koes09.jpeg